Perbedaan Hashflow dan Venice Token: Hashflow diperdagangkan di Rp162,55 (kapitalisasi pasar Rp138,32M, volume 24 jam Rp38,31M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp199.744 (kapitalisasi pasar Rp9,42T, volume 24 jam Rp528,71M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 68,1× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai beredar Hashflow 849M HFT dibanding 47,3M VVV milik Venice Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Venice Token selama 5 Hari.
| HFT | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,32M | Rp9,42T |
Volume (24h) | Rp38,31M | Rp528,71M |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 47,3M VVV |
Typical Hold Time | 35 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →