Perbedaan Grass dan Venice Token: Grass diperdagangkan di Rp6.919 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp388,48M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp201.547 (kapitalisasi pasar Rp9,58T, volume 24 jam Rp519,66M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Grass, dan suplai beredar Grass 243,9M GRASS dibanding 47,3M VVV milik Venice Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Grass selama 9 Hari dan Venice Token selama 5 Hari.
| GRASS | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp9,58T |
Volume (24h) | Rp388,48M | Rp519,66M |
Suplai yang Beredar | 243,9M GRASS | 47,3M VVV |
Typical Hold Time | 9 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Grass sedang membangun web crawl terbuka berskala internet pertama, didukung oleh lebih dari 3 juta node yang dijalankan pengguna untuk mengumpulkan data dalam jumlah petabyte bagi model AI. Dengan menciptakan knowledge graph internet pertama yang dimiliki pengguna, Grass bertujuan menyaingi segelintir perusahaan yang saat ini menguasai kemampuan web crawling berskala penuh.
Selengkapnya di halaman GRASS →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →