Perbedaan Gram dan Usual: Gram diperdagangkan di Rp23.953 (kapitalisasi pasar Rp66,06T, volume 24 jam Rp672,88M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp155,55 (kapitalisasi pasar Rp297,37M, volume 24 jam Rp893,43M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 222,1× kapitalisasi pasar Usual, dan suplai Usual dibatasi (1,9B / 3B USUAL (64%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| GRAM | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,06T | Rp297,37M |
Volume (24h) | Rp672,88M | Rp893,43M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 1,9B / 3B USUAL (64%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 11 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token USUAL saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp154,86 dan kapitalisasi pasar Rp292,61 juta. Sinyal teknis menunjukkan kondisi netral dengan indikator RSI mendekati zona jenuh beli, sementara ADX mengindikasikan tren kuat. Token ini memiliki sirkulasi 64% dari total supply maksimal 3 juta token dengan rata-rata hold time 11 hari, menunjukkan aktivitas perdagangan yang stabil.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang dari momentum teknis yang kuat, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas perlu diwaspadai. Investor harus memantau level support kunci di Rp137 dan resistance di Rp159 untuk konfirmasi arah tren selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →