Perbedaan Gram dan RSS3: Gram diperdagangkan di Rp24.009 (kapitalisasi pasar Rp66,17T, volume 24 jam Rp758,62M), sedangkan RSS3 diperdagangkan di Rp101,77 (kapitalisasi pasar Rp82,23M, volume 24 jam Rp28,18M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 804,7× kapitalisasi pasar RSS3, dan suplai RSS3 dibatasi (906,2M / 1B RSS3 (91%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan RSS3 selama 20 Hari.
| GRAM | RSS3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,17T | Rp82,23M |
Volume (24h) | Rp758,62M | Rp28,18M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 906,2M / 1B RSS3 (91%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 20 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
RSS3 menunjukkan kapitalisasi pasar Rp82,23 juta dengan suplai beredar 906.200 token dari total 1 juta token (91% sirkulasi). Hold time rata-rata 20 hari mengindikasikan holding pattern jangka pendek. Token ini berada dalam kategori micro-cap dengan likuiditas terbatas berdasarkan data CoinMarketCap per 2024.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas karena kapitalisasi kecil dan likuiditas rendah. Risiko utama volatilitas tinggi dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan. Perlu monitoring perkembangan ekosistem dan adopsi utility token untuk momentum positif.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →RSS3 adalah Open Information Layer, yang menyusun informasi terbuka untuk generasi berikutnya seperti Twitter, Google, dan OpenAI. Jaringan RSS3 dibentuk oleh node terdesentralisasi yang secara konsisten mengindeks dan menyusun informasi dari Open Web, memastikan ketersediaan dan aksesibilitasnya bagi semua orang.
Selengkapnya di halaman RSS3 →