Perbedaan Gram dan Oasys: Gram diperdagangkan di Rp23.839 (kapitalisasi pasar Rp65,84T, volume 24 jam Rp681,35M), sedangkan Oasys diperdagangkan di Rp9,01 (kapitalisasi pasar Rp62,29M, volume 24 jam Rp2,09M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 1057× kapitalisasi pasar Oasys, dan suplai Oasys dibatasi (6,7B / 10B OAS (68%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Oasys selama 18 Hari.
| GRAM | OAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,84T | Rp62,29M |
Volume (24h) | Rp681,35M | Rp2,09M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 6,7B / 10B OAS (68%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 18 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
OAS saat ini memiliki kapitalisasi pasar Rp62,29 juta dengan suplai beredar 6,7 juta token dari total maksimal 10 juta token. Tingkat sirkulasi mencapai 68% dengan rata-rata hold time 18 hari, menunjukkan aktivitas perdagangan yang moderat. Token ini berada dalam fase konsolidasi dengan volatilitas terbatas mengingat kapitalisasi pasar yang relatif kecil.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas karena kapitalisasi kecil dan volume rendah. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan volatilitas tinggi. Investor perlu mempertimbangkan exposure yang sesuai dengan profil risiko.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Oasys adalah protokol blockchain publik yang dirancang khusus untuk industri game. Dengan arsitektur multi-layer yang unik, Oasys menggabungkan teknologi blockchain publik dan privat untuk menghadirkan pengalaman bermain yang mulus, cepat, dan bebas gas fee. Desain inovatif ini memungkinkan Oasys mengelola volume transaksi tinggi yang umum dalam lingkungan game, sekaligus meminimalkan risiko crash node yang sering terjadi di blockchain lain.
Selengkapnya di halaman OAS →