Perbedaan Forta dan Usual: Forta diperdagangkan di Rp218,16 (kapitalisasi pasar Rp138,64M, volume 24 jam Rp4,12M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp159,47 (kapitalisasi pasar Rp296,01M, volume 24 jam Rp620,81M). Perbedaan utamanya: Usual jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Forta, dan suplai beredar Forta 635,6M / 1B FORT (64%) dibanding 1,9B / 3B USUAL (63%) milik Usual. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Forta selama 17 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| FORT | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,64M | Rp296,01M |
Volume (24h) | Rp4,12M | Rp620,81M |
Suplai yang Beredar | 635,6M / 1B FORT (64%) | 1,9B / 3B USUAL (63%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →