Perbedaan dYdX dan Sign: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,94T, volume 24 jam Rp103,8M), sedangkan Sign diperdagangkan di Rp153,4 (kapitalisasi pasar Rp365,23M, volume 24 jam Rp73,74M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Sign, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 2,4B / 10B SIGN (24%) milik Sign. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Sign selama 19 Hari.
| DYDX | SIGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,94T | Rp365,23M |
Volume (24h) | Rp103,8M | Rp73,74M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 2,4B / 10B SIGN (24%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Sign membangun infrastruktur global untuk verifikasi kredensial dan distribusi token melalui dua produk utama. Sign Protocol adalah protokol attestation omni-chain yang mendukung infrastruktur digital publik bagi pemerintah dan menjadi fondasi untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi. TokenTable merupakan platform berbasis smart contract yang memfasilitasi distribusi token seperti airdrop, vesting, dan unlock secara on-chain dengan cara yang transparan dan efisien.
Selengkapnya di halaman SIGN →