Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja DigiByte (DGB) vs RSS3 (RSS3)

DigiByteTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan DigiByte dan RSS3: DigiByte diperdagangkan di Rp44,67 (kapitalisasi pasar Rp821,14M, volume 24 jam Rp52,36M), sedangkan RSS3 diperdagangkan di Rp101,77 (kapitalisasi pasar Rp82,23M, volume 24 jam Rp28,18M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 10× kapitalisasi pasar RSS3, dan suplai beredar DigiByte 18,4B / 21B DGB (88%) dibanding 906,2M / 1B RSS3 (91%) milik RSS3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DigiByte selama 22 Hari dan RSS3 selama 18 Hari.

DGBRSS3
Kap. Pasar
Rp821,14MRp82,23M
Volume (24h)
Rp52,36MRp28,18M
Suplai yang Beredar
18,4B / 21B DGB (88%)906,2M / 1B RSS3 (91%)
Typical Hold Time
22 Hari18 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

DigiByte

DigiByte (DGB) saat ini diperdagangkan pada Rp44,668 dengan kapitalisasi pasar Rp820,78 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan netral dari osilator. Harga berada di dekat resistance R1 (Rp44) dengan support kuat di S1 (Rp42). Sirkulasi token mencapai 88% dari total supply 21 juta DGB, dengan rata-rata hold time 22 hari. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan.

Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas pasar. Risiko utama termasuk eksposur regulasi kripto dan ketergantungan pada sentimen pasar secara keseluruhan.

RSS3

Belum ada sinyal Aura AI.

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB

Tentang RSS3

RSS3 adalah Open Information Layer, yang menyusun informasi terbuka untuk generasi berikutnya seperti Twitter, Google, dan OpenAI. Jaringan RSS3 dibentuk oleh node terdesentralisasi yang secara konsisten mengindeks dan menyusun informasi dari Open Web, memastikan ketersediaan dan aksesibilitasnya bagi semua orang.

Selengkapnya di halaman RSS3