Perbedaan DeFi dan Sign: DeFi diperdagangkan di Rp13,17 (kapitalisasi pasar Rp19,87M, volume 24 jam Rp6,62M), sedangkan Sign diperdagangkan di Rp116,09 (kapitalisasi pasar Rp275,8M, volume 24 jam Rp46,3M). Perbedaan utamanya: Sign jauh lebih besar — sekitar 13,9× kapitalisasi pasar DeFi, dan suplai beredar DeFi 1,7B / 3B DEFI (59%) dibanding 2,4B / 10B SIGN (24%) milik Sign. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeFi selama 7 Hari dan Sign selama 21 Hari.
| DEFI | SIGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,87M | Rp275,8M |
Volume (24h) | Rp6,62M | Rp46,3M |
Suplai yang Beredar | 1,7B / 3B DEFI (59%) | 2,4B / 10B SIGN (24%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 21 Hari |
Berita terbaru kedua aset
DeFi adalah antivirus Web3 sekaligus aplikasi SocialFi yang telah melindungi pengguna dari penipuan dan aktor jahat sejak diluncurkan pada Juli 2020. Pada 2023, platform ini memiliki lebih dari 5 juta pengguna dan melacak $25 miliar dana pengguna. DeFi Antivirus telah mengamankan lebih dari $1,2 miliar dari potensi kerugian, sambil menyediakan solusi pelacakan portofolio dan keamanan terdepan.
Selengkapnya di halaman DEFI →Sign membangun infrastruktur global untuk verifikasi kredensial dan distribusi token melalui dua produk utama. Sign Protocol adalah protokol attestation omni-chain yang mendukung infrastruktur digital publik bagi pemerintah dan menjadi fondasi untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi. TokenTable merupakan platform berbasis smart contract yang memfasilitasi distribusi token seperti airdrop, vesting, dan unlock secara on-chain dengan cara yang transparan dan efisien.
Selengkapnya di halaman SIGN →