Perbedaan DeepBook Protocol dan Usual: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp323,56 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp72,18M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp159,52 (kapitalisasi pasar Rp295,28M, volume 24 jam Rp987,69M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 6× kapitalisasi pasar Usual, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 1,9B / 3B USUAL (63%) milik Usual. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| DEEP | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp295,28M |
Volume (24h) | Rp72,18M | Rp987,69M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 1,9B / 3B USUAL (63%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →