Perbedaan DeepBook Protocol dan RSS3: DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp322,65 (kapitalisasi pasar Rp1,76T, volume 24 jam Rp72,18M), sedangkan RSS3 diperdagangkan di Rp101,77 (kapitalisasi pasar Rp82,23M, volume 24 jam Rp28,18M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 21,4× kapitalisasi pasar RSS3, dan suplai beredar DeepBook Protocol 5,5B / 10B DEEP (55%) dibanding 906,2M / 1B RSS3 (91%) milik RSS3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DeepBook Protocol selama 13 Hari dan RSS3 selama 18 Hari.
| DEEP | RSS3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,76T | Rp82,23M |
Volume (24h) | Rp72,18M | Rp28,18M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B DEEP (55%) | 906,2M / 1B RSS3 (91%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →RSS3 adalah Open Information Layer, yang menyusun informasi terbuka untuk generasi berikutnya seperti Twitter, Google, dan OpenAI. Jaringan RSS3 dibentuk oleh node terdesentralisasi yang secara konsisten mengindeks dan menyusun informasi dari Open Web, memastikan ketersediaan dan aksesibilitasnya bagi semua orang.
Selengkapnya di halaman RSS3 →