Perbedaan Shentu dan RSS3: Shentu diperdagangkan di Rp1.839 (kapitalisasi pasar Rp295,52M, volume 24 jam Rp12,58M), sedangkan RSS3 diperdagangkan di Rp101,77 (kapitalisasi pasar Rp82,23M, volume 24 jam Rp28,18M). Perbedaan utamanya: Shentu jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar RSS3, dan suplai RSS3 dibatasi (906,2M / 1B RSS3 (91%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan RSS3 selama 18 Hari.
| CTK | RSS3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,52M | Rp82,23M |
Volume (24h) | Rp12,58M | Rp28,18M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 906,2M / 1B RSS3 (91%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 18 Hari |
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →RSS3 adalah Open Information Layer, yang menyusun informasi terbuka untuk generasi berikutnya seperti Twitter, Google, dan OpenAI. Jaringan RSS3 dibentuk oleh node terdesentralisasi yang secara konsisten mengindeks dan menyusun informasi dari Open Web, memastikan ketersediaan dan aksesibilitasnya bagi semua orang.
Selengkapnya di halaman RSS3 →