Perbedaan COTI dan Venice Token: COTI diperdagangkan di Rp140,73 (kapitalisasi pasar Rp410,53M, volume 24 jam Rp39,29M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp192.222 (kapitalisasi pasar Rp9,06T, volume 24 jam Rp344,49M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 22,1× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai COTI dibatasi (2,9B / 4,9B COTI (60%)), sedangkan Venice Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan Venice Token selama 5 Hari.
| COTI | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp410,53M | Rp9,06T |
Volume (24h) | Rp39,29M | Rp344,49M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 47,3M VVV |
Typical Hold Time | 120 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →