Perbedaan Chromia dan Oasys: Chromia diperdagangkan di Rp236,43 (kapitalisasi pasar Rp233,49M, volume 24 jam Rp11,12M), sedangkan Oasys diperdagangkan di Rp9,01 (kapitalisasi pasar Rp62,29M, volume 24 jam Rp2,09M). Perbedaan utamanya: Chromia jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Oasys, dan suplai Oasys dibatasi (6,7B / 10B OAS (68%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Oasys selama 18 Hari.
| CHR | OAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp233,49M | Rp62,29M |
Volume (24h) | Rp11,12M | Rp2,09M |
Suplai yang Beredar | 987,4M CHR | 6,7B / 10B OAS (68%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 18 Hari |
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Oasys adalah protokol blockchain publik yang dirancang khusus untuk industri game. Dengan arsitektur multi-layer yang unik, Oasys menggabungkan teknologi blockchain publik dan privat untuk menghadirkan pengalaman bermain yang mulus, cepat, dan bebas gas fee. Desain inovatif ini memungkinkan Oasys mengelola volume transaksi tinggi yang umum dalam lingkungan game, sekaligus meminimalkan risiko crash node yang sering terjadi di blockchain lain.
Selengkapnya di halaman OAS →