Perbedaan Celo dan Usual: Celo diperdagangkan di Rp1.301 (kapitalisasi pasar Rp787,94M, volume 24 jam Rp114,04M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp160,62 (kapitalisasi pasar Rp298,4M, volume 24 jam Rp957,58M). Perbedaan utamanya: Celo jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Usual, dan suplai beredar Celo 603,8M / 1B CELO (61%) dibanding 1,9B / 3B USUAL (63%) milik Usual. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celo selama 83 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| CELO | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp787,94M | Rp298,4M |
Volume (24h) | Rp114,04M | Rp957,58M |
Suplai yang Beredar | 603,8M / 1B CELO (61%) | 1,9B / 3B USUAL (63%) |
Typical Hold Time | 83 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →