Perbedaan Celo dan Sign: Celo diperdagangkan di Rp1.305 (kapitalisasi pasar Rp787,94M, volume 24 jam Rp114,04M), sedangkan Sign diperdagangkan di Rp153,04 (kapitalisasi pasar Rp365,23M, volume 24 jam Rp73,74M). Perbedaan utamanya: Celo jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Sign, dan suplai beredar Celo 603,8M / 1B CELO (61%) dibanding 2,4B / 10B SIGN (24%) milik Sign. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Celo selama 83 Hari dan Sign selama 19 Hari.
| CELO | SIGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp787,94M | Rp365,23M |
Volume (24h) | Rp114,04M | Rp73,74M |
Suplai yang Beredar | 603,8M / 1B CELO (61%) | 2,4B / 10B SIGN (24%) |
Typical Hold Time | 83 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →Sign membangun infrastruktur global untuk verifikasi kredensial dan distribusi token melalui dua produk utama. Sign Protocol adalah protokol attestation omni-chain yang mendukung infrastruktur digital publik bagi pemerintah dan menjadi fondasi untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi. TokenTable merupakan platform berbasis smart contract yang memfasilitasi distribusi token seperti airdrop, vesting, dan unlock secara on-chain dengan cara yang transparan dan efisien.
Selengkapnya di halaman SIGN →