Perbedaan Bulla dan Venice Token: Bulla diperdagangkan di Rp115,04 (kapitalisasi pasar Rp107,01M, volume 24 jam Rp9,97M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp193.170 (kapitalisasi pasar Rp9,06T, volume 24 jam Rp344,49M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 84,7× kapitalisasi pasar Bulla, dan suplai Bulla dibatasi (1B / 1B BULLA (100%)), sedangkan Venice Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bulla selama 5 Hari dan Venice Token selama 5 Hari.
| BULLA | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,01M | Rp9,06T |
Volume (24h) | Rp9,97M | Rp344,49M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B BULLA (100%) | 47,3M VVV |
Typical Hold Time | 5 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →