Perbedaan Boba Network dan Venice Token: Boba Network diperdagangkan di Rp361,97 (kapitalisasi pasar Rp172,28M, volume 24 jam Rp35,66M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp194.240 (kapitalisasi pasar Rp9,08T, volume 24 jam Rp335,24M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 52,7× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai Boba Network dibatasi (493,6M / 500M BOBA (99%)), sedangkan Venice Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Venice Token selama 5 Hari.
| BOBA | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,28M | Rp9,08T |
Volume (24h) | Rp35,66M | Rp335,24M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 47,3M VVV |
Typical Hold Time | 9 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →