Perbedaan Bio Protocol dan Venice Token: Bio Protocol diperdagangkan di Rp515,55 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp252,63M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp193.470 (kapitalisasi pasar Rp9,08T, volume 24 jam Rp335,24M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 7,8× kapitalisasi pasar Bio Protocol, dan suplai Bio Protocol dibatasi (2,2B / 3,3B BIO (68%)), sedangkan Venice Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bio Protocol selama 16 Hari dan Venice Token selama 5 Hari.
| BIO | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,16T | Rp9,08T |
Volume (24h) | Rp252,63M | Rp335,24M |
Suplai yang Beredar | 2,2B / 3,3B BIO (68%) | 47,3M VVV |
Typical Hold Time | 16 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
BIO Protocol memungkinkan komunitas ilmuwan, pasien, dan investor di seluruh dunia untuk bersama-sama mendanai, membangun, dan memiliki obat dan terapi baru melalui jaringan Biotech Decentralized Autonomous Organizations (BioDAOs). Pendekatan inovatif ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam pendanaan ilmiah yang sebelumnya, terutama di bidang penyakit langka, penelitian usia panjang, dan tantangan kesehatan lainnya.
Selengkapnya di halaman BIO →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →