Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) vs Perma Plasindo Tbk (BINO)

Bank Danamon Indonesia TbkTrading
Perma Plasindo TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Danamon Indonesia Tbk dan Perma Plasindo Tbk: Bank Danamon Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp4.160 (kapitalisasi pasar 41,61 T, volume 24 jam 2,38 jt), sedangkan Perma Plasindo Tbk diperdagangkan di Rp114 (kapitalisasi pasar 259,39 M, volume 24 jam 717,6 rb). Perbedaan utamanya: Bank Danamon Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 160,4× kapitalisasi pasar Perma Plasindo Tbk, dan Bank Danamon Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,38 jt vs 717,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDMNBINO
Kapitalisasi Pasar
41,61 T259,39 M
Volume
2,38 jt717,6 rb
Lot
23,81 rb7,18 rb
Perputaran
10,02 M81,4 jt
Harga Rata-rata
4.206,89113,43
Nilai Transaksi
10,02 M81,4 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.160114
Volume Ekuilibrium Indikatif
2622,4 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDMN
Lihat detail
BINO
Lihat detail

Tentang Bank Danamon Indonesia Tbk

Bank Danamon (the Bank) domiciled in Jakarta, was established on July 16, 1956, based on the notarial deed No. 134 of Meester Raden Soedja, S.H. The Bank received its permit as a commercial bank the following September 1956, and became a foreign exchange bank in November 1988. During the Asian Financial crisis of 1997, Bank Danamon ran into a liquidity insolvency and was taken over by the government of Indonesia in April 1998, which placed in the care of the Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) to be included in the bank recapitalization and merger programs. Following a third rights issue by Bank Danamon and the subsequent merging of Bank PDFCI into the Bank on December 30, 1999; the racapitalizaton of Bank Danamon which increased its statutory capital To Rp 10 trillion on May 17, 2000; and the merging of eight private banks (Bank Jaya, Bank Tiara Asia, Bank Pos Nusntara, Bank Rama, Bank Tamara, Bank Nusa Nasional, Bank Duta and Bank Bank Risjad Salim International) into Bank Danamon on June 30, 2000; Bank Danamon re-emerged as one of Indonesia’s four designated core banks along with Bank Central Asia in the private sector, and with Bank andiri and Bank BNI in the Public sector.

Selengkapnya di halaman BDMN

Tentang Perma Plasindo Tbk

PT Perma Plasindo Tbk (“the Company”) was established in Jakarta based on Notarial Deed No. 26 by Winanto Wiryomartani, S.H., dated May 6, 1992. The Company begin their operation activities in 1992.

Selengkapnya di halaman BINO