Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI) vs Reksa Dana Pinnacle Indonesia ESG ETF (XPSG)

Bank Negara Indonesia Persero TbkTrading
Reksa Dana Pinnacle Indonesia ESG ETFTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Negara Indonesia Persero Tbk dan Reksa Dana Pinnacle Indonesia ESG ETF: Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.530 (kapitalisasi pasar 126,28 T, volume 24 jam 51,54 jt), sedangkan Reksa Dana Pinnacle Indonesia ESG ETF diperdagangkan di Rp313 (kapitalisasi pasar 870,8 jt, volume 24 jam 100). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 145016,1× kapitalisasi pasar Reksa Dana Pinnacle Indonesia ESG ETF, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (51,54 jt vs 100). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBNIXPSG
Kapitalisasi Pasar
126,28 T870,8 jt
Volume
51,54 jt100
Lot
515,37 rb1
Perputaran
178,54 M31,3 rb
Harga Rata-rata
3.464,32313
Nilai Transaksi
178,54 M31,3 rb
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.530
Volume Ekuilibrium Indikatif
84,03 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBNI
Lihat detail

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI

Tentang Reksa Dana Pinnacle Indonesia ESG ETF

Selengkapnya di halaman XPSG