Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI) vs Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap (XIML)

Bank Negara Indonesia Persero TbkTrading
Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large CapTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Negara Indonesia Persero Tbk dan Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap: Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.610 (kapitalisasi pasar 132,19 T, volume 24 jam 25,81 jt), sedangkan Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap diperdagangkan di Rp189 (kapitalisasi pasar 32,38 M, volume 24 jam 10 rb). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 4082,5× kapitalisasi pasar Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (25,81 jt vs 10 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBNIXIML
Kapitalisasi Pasar
132,19 T32,38 M
Volume
25,81 jt10 rb
Lot
258,14 rb100
Perputaran
92,99 M1,89 jt
Harga Rata-rata
3.602,2189
Nilai Transaksi
92,99 M1,89 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.610
Volume Ekuilibrium Indikatif
68,59 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBNI
Lihat detail

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI

Tentang Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap

Selengkapnya di halaman XIML