Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Allo Bank Indonesia TbkTrading
Bank Negara Indonesia Persero TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Allo Bank Indonesia Tbk dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Allo Bank Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp920 (kapitalisasi pasar 19,68 T, volume 24 jam 143,4 rb), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.530 (kapitalisasi pasar 126,28 T, volume 24 jam 51,54 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar Allo Bank Indonesia Tbk, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (51,54 jt vs 143,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBHIBBNI
Kapitalisasi Pasar
19,68 T126,28 T
Volume
143,4 rb51,54 jt
Lot
1,43 rb515,37 rb
Perputaran
132,86 jt178,54 M
Harga Rata-rata
926,493.464,32
Nilai Transaksi
132,86 jt178,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
9203.530
Volume Ekuilibrium Indikatif
10284,03 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBHI
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Allo Bank Indonesia Tbk

PT Bank Harda Internasional Tbk (the Company) formerly PT Bank Arta Griya changed Bank Harda Griya was established on Notarial Deed No. 242 dated October 21, 1992 of Poerbaningsih Adi Warsito S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman BBHI

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI