Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bayu Buana Tbk (BAYU) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Bayu Buana TbkTrading
Bank Negara Indonesia Persero TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bayu Buana Tbk dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Bayu Buana Tbk diperdagangkan di Rp1.145 (kapitalisasi pasar 399,14 M, volume 24 jam 17,9 rb), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.530 (kapitalisasi pasar 126,28 T, volume 24 jam 51,54 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 316,4× kapitalisasi pasar Bayu Buana Tbk, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (51,54 jt vs 17,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BAYUBBNI
Kapitalisasi Pasar
399,14 M126,28 T
Volume
17,9 rb51,54 jt
Lot
179515,37 rb
Perputaran
20,33 jt178,54 M
Harga Rata-rata
1.135,563.464,32
Nilai Transaksi
20,33 jt178,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.1453.530
Volume Ekuilibrium Indikatif
284,03 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BAYU
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Bayu Buana Tbk

PT. Bayu Buana Tbk (the Company), is domiciled in Jakarta, was established under Notarial Deed No. 22 of Didi Sudjadi, S.H., dated October 17, 1972.

Selengkapnya di halaman BAYU

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI