Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Agro Yasa Lestari TbkTrading
Bank Negara Indonesia Persero TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Agro Yasa Lestari Tbk dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Agro Yasa Lestari Tbk diperdagangkan di Rp147 (kapitalisasi pasar 130,57 M, volume 24 jam 2,55 jt), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.530 (kapitalisasi pasar 126,28 T, volume 24 jam 51,54 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 967,1× kapitalisasi pasar Agro Yasa Lestari Tbk, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (51,54 jt vs 2,55 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AYLSBBNI
Kapitalisasi Pasar
130,57 M126,28 T
Volume
2,55 jt51,54 jt
Lot
25,46 rb515,37 rb
Perputaran
374,91 jt178,54 M
Harga Rata-rata
147,273.464,32
Nilai Transaksi
374,91 jt178,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1473.530
Volume Ekuilibrium Indikatif
10784,03 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AYLS
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Agro Yasa Lestari Tbk

PT. Agro Yasa Lestari Tbk ("the Company") was established based on Deed of Establishment No. 13 February 15, 2010, by Ineu Mauleni, S.H., notary in Surabaya. The company commenced commercial operations on May 21, 2010.

Selengkapnya di halaman AYLS

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI