Perbedaan Axelar dan Gitcoin: Axelar diperdagangkan di Rp644,64 (kapitalisasi pasar Rp786,26M, volume 24 jam Rp73,39M), sedangkan Gitcoin diperdagangkan di Rp1.459 (kapitalisasi pasar Rp126,84M, volume 24 jam Rp43,31M). Perbedaan utamanya: Axelar jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Gitcoin, dan suplai beredar Axelar 1,2B AXL dibanding 87,5M GTC milik Gitcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Axelar selama 58 Hari dan Gitcoin selama 24 Hari.
| AXL | GTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp786,26M | Rp126,84M |
Volume (24h) | Rp73,39M | Rp43,31M |
Suplai yang Beredar | 1,2B AXL | 87,5M GTC |
Typical Hold Time | 58 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Axelar mengklaim menyediakan 'komunikasi cross-chain yang aman untuk Web3.' Proyek ini menyediakan jaringan terdesentralisasi dan alat untuk membantu developer aplikasi terdesentralisasi (dApps) dengan komunikasi cross-chain yang lancar melalui paket protokol, alat, dan API.
Selengkapnya di halaman AXL →Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →