Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Tera Data Indonusa Tbk (AXIO) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Tera Data Indonusa Tbk
Bank Negara Indonesia Persero Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Tera Data Indonusa Tbk dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Tera Data Indonusa Tbk diperdagangkan di Rp112 (kapitalisasi pasar 642,41 M, volume 24 jam 408,2 rb), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.530 (kapitalisasi pasar 126,28 T, volume 24 jam 51,54 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 196,6× kapitalisasi pasar Tera Data Indonusa Tbk, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (51,54 jt vs 408,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AXIOBBNI
Kapitalisasi Pasar
642,41 M126,28 T
Volume
408,2 rb51,54 jt
Lot
4,08 rb515,37 rb
Perputaran
45,51 jt178,54 M
Harga Rata-rata
111,53.464,32
Nilai Transaksi
45,51 jt178,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1123.530
Volume Ekuilibrium Indikatif
284,03 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AXIO
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Tera Data Indonusa Tbk

PT Tera Data Indonusa Tbk (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 60, dated September 17, 2007 of Agnes Ninik Mutiara Widjaja, S.H., notary in Surabaya. The Entity started its commercial operations in 2007.

Selengkapnya di halaman AXIO

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI