Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Avia Avian Tbk (AVIA) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Avia Avian Tbk
Bank Negara Indonesia Persero Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Avia Avian Tbk dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Avia Avian Tbk diperdagangkan di Rp320 (kapitalisasi pasar 19,7 T, volume 24 jam 4,36 jt), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.530 (kapitalisasi pasar 126,28 T, volume 24 jam 51,54 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar Avia Avian Tbk, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (51,54 jt vs 4,36 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AVIABBNI
Kapitalisasi Pasar
19,7 T126,28 T
Volume
4,36 jt51,54 jt
Lot
43,6 rb515,37 rb
Perputaran
1,38 M178,54 M
Harga Rata-rata
317,383.464,32
Nilai Transaksi
1,38 M178,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3203.530
Volume Ekuilibrium Indikatif
62584,03 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AVIA
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Avia Avian Tbk

PT Avia Avian (the Company) is established based on Deed of Establishment No. 06 dated March 1, 1983 made by Indrawati Setiabudhi, S.H., Notary in Malang, that was amended based on Deed No. 63 dated May 23, 1983 by the same notary. The Company started its commercial operations in 1983.

Selengkapnya di halaman AVIA

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI