Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Trimitra Prawara Goldland Tbk. (ATAP) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Trimitra Prawara Goldland Tbk.Trading
Bank Negara Indonesia Persero TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Trimitra Prawara Goldland Tbk. dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Trimitra Prawara Goldland Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 557,5 M, volume 24 jam 4,54 jt), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.530 (kapitalisasi pasar 126,28 T, volume 24 jam 51,54 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 226,5× kapitalisasi pasar Trimitra Prawara Goldland Tbk., dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (51,54 jt vs 4,54 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ATAPBBNI
Kapitalisasi Pasar
557,5 M126,28 T
Volume
4,54 jt51,54 jt
Lot
45,39 rb515,37 rb
Perputaran
2,47 M178,54 M
Harga Rata-rata
543,83.464,32
Nilai Transaksi
2,47 M178,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5553.530
Volume Ekuilibrium Indikatif
10484,03 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ATAP
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Trimitra Prawara Goldland Tbk.

PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 of Dede Munajat, S.H., on March 23, 2015 a Notary in Bogor. The Company started its commercial operations in 2015.

Selengkapnya di halaman ATAP

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI