Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Andalan Sakti Primaindo TbkTrading
Bank Negara Indonesia Persero TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Andalan Sakti Primaindo Tbk dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Andalan Sakti Primaindo Tbk diperdagangkan di Rp410 (kapitalisasi pasar 280,36 M, volume 24 jam 154,1 rb), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.590 (kapitalisasi pasar 132,19 T, volume 24 jam 15,96 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 471,5× kapitalisasi pasar Andalan Sakti Primaindo Tbk, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (15,96 jt vs 154,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASPIBBNI
Kapitalisasi Pasar
280,36 M132,19 T
Volume
154,1 rb15,96 jt
Lot
1,54 rb159,6 rb
Perputaran
63,22 jt57,46 M
Harga Rata-rata
410,283.600,48
Nilai Transaksi
63,22 jt57,46 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
4103.600
Volume Ekuilibrium Indikatif
2003,19 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASPI
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Andalan Sakti Primaindo Tbk

PT. Andalan Sakti Primaindo Tbk. ("the Company") was established based on the Notarial Deed of Saniwati Suganda, S.H., No.81 dated 13 November 2012. Entiry parent is PT Andalan Sakti Inti.

Selengkapnya di halaman ASPI

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI