Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Asuransi Jasa Tania TbkTrading
Bank Negara Indonesia Persero TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Jasa Tania Tbk dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Asuransi Jasa Tania Tbk diperdagangkan di Rp154 (kapitalisasi pasar 214,2 M, volume 24 jam 15,6 rb), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.610 (kapitalisasi pasar 132,19 T, volume 24 jam 25,81 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 617,1× kapitalisasi pasar Asuransi Jasa Tania Tbk, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (25,81 jt vs 15,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASJTBBNI
Kapitalisasi Pasar
214,2 M132,19 T
Volume
15,6 rb25,81 jt
Lot
156258,14 rb
Perputaran
2,39 jt92,99 M
Harga Rata-rata
153,333.602,2
Nilai Transaksi
2,39 jt92,99 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.610
Volume Ekuilibrium Indikatif
68,59 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASJT
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Asuransi Jasa Tania Tbk

PT Asuransi Jasa Tania Tbk (Company) was established based on Notarial Deed No. 133 dated June 25, 1979 of Kartini Mulyadi, S.H., notary in Jakarta. The Company's Articles Association has been amended several times, the latest amended on August 25, 2003 concerning changes in the Company's authorized capital and stock split.

Selengkapnya di halaman ASJT

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI