Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk. (ASHA) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk.
Bank Negara Indonesia Persero Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk. dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk. diperdagangkan di Rp58 (kapitalisasi pasar 275 M, volume 24 jam 297,99 jt), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.380 (kapitalisasi pasar 128,13 T, volume 24 jam 55,49 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 465,9× kapitalisasi pasar Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk., dan Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk. lebih aktif diperdagangkan (297,99 jt vs 55,49 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASHABBNI
Kapitalisasi Pasar
275 M128,13 T
Volume
297,99 jt55,49 jt
Lot
2,98 jt554,92 rb
Perputaran
17,51 M189,5 M
Harga Rata-rata
58,753.414,91
Nilai Transaksi
17,51 M189,5 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
583.380
Volume Ekuilibrium Indikatif
28,94 rb33,76 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASHA
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk.

PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk was established in the Republic of Indonesia on Oct 01, 1999 based on the Notarial Deed No. 2 of Soeparna Saeran, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman ASHA

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI