Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Asuransi Dayin MitraTbk (ASDM) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Asuransi Dayin MitraTbkTrading
Bank Negara Indonesia Persero TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Dayin MitraTbk dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Asuransi Dayin MitraTbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 197,76 M, volume 24 jam 200), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.610 (kapitalisasi pasar 132,19 T, volume 24 jam 25,81 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 668,4× kapitalisasi pasar Asuransi Dayin MitraTbk, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (25,81 jt vs 200). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASDMBBNI
Kapitalisasi Pasar
197,76 M132,19 T
Volume
20025,81 jt
Lot
2258,14 rb
Perputaran
103 rb92,99 M
Harga Rata-rata
5153.602,2
Nilai Transaksi
103 rb92,99 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.610
Volume Ekuilibrium Indikatif
68,59 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASDM
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Asuransi Dayin MitraTbk

PT Asuransi Dayin Mitra Tbk (the Company) was incorporated based on Notarial Deed No. 4 of Didi Sudjadi, S.H., dated April 1, 1982.

Selengkapnya di halaman ASDM

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI