Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Asuransi Bintang Tbk (ASBI) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Asuransi Bintang TbkTrading
Bank Negara Indonesia Persero TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Bintang Tbk dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Asuransi Bintang Tbk diperdagangkan di Rp418 (kapitalisasi pasar 144,93 M, volume 24 jam 6,5 rb), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.610 (kapitalisasi pasar 132,19 T, volume 24 jam 25,81 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 912,1× kapitalisasi pasar Asuransi Bintang Tbk, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (25,81 jt vs 6,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASBIBBNI
Kapitalisasi Pasar
144,93 M132,19 T
Volume
6,5 rb25,81 jt
Lot
65258,14 rb
Perputaran
2,72 jt92,99 M
Harga Rata-rata
417,943.602,2
Nilai Transaksi
2,72 jt92,99 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.610
Volume Ekuilibrium Indikatif
68,59 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASBI
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Asuransi Bintang Tbk

PT Asuransi Bintang Tbk (the Company) was established on March 17, 1955 based on Notarial Deed No. 63 of Raden Meester Soewandi, a public notary in Jakarta. The just passing 1999 marked the Bintang's complete 44 service in Indonesia. Along this period, the Company established on March 17th, 1955 has been proving itself as in insurance company persistently holding its commitment. In 1989, Bintang took important step by entering the stock exchange and registered itself at Jakarta and Surabaya Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman ASBI

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI