Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arkora Hydro Tbk (ARKO) vs Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI)

Arkora Hydro TbkTrading
Bank Negara Indonesia Persero TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arkora Hydro Tbk dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk: Arkora Hydro Tbk diperdagangkan di Rp5.300 (kapitalisasi pasar 16,11 T, volume 24 jam 967,5 rb), sedangkan Bank Negara Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.610 (kapitalisasi pasar 132,19 T, volume 24 jam 14,11 jt). Perbedaan utamanya: Bank Negara Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar Arkora Hydro Tbk, dan Bank Negara Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (14,11 jt vs 967,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARKOBBNI
Kapitalisasi Pasar
16,11 T132,19 T
Volume
967,5 rb14,11 jt
Lot
9,68 rb141,09 rb
Perputaran
5,18 M50,8 M
Harga Rata-rata
5.358,643.600,47
Nilai Transaksi
5,18 M50,8 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5.5753.600
Volume Ekuilibrium Indikatif
4293,19 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARKO
Lihat detail
BBNI
Lihat detail

Tentang Arkora Hydro Tbk

PT. Arkora Hydro Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 15 datedAugust 5, 2010 of Darmawan Tjoa, S.H., S.E., notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2017.

Selengkapnya di halaman ARKO

Tentang Bank Negara Indonesia Persero Tbk

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.

Selengkapnya di halaman BBNI