Perbedaan Algorand dan SUPRA: Algorand diperdagangkan di Rp1.409 (kapitalisasi pasar Rp12,68T, volume 24 jam Rp244,85M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,01 (kapitalisasi pasar Rp98,21M, volume 24 jam Rp5,25M). Perbedaan utamanya: Algorand jauh lebih besar — sekitar 129,1× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar Algorand 9B / 10B ALGO (91%) dibanding 32,7B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Algorand selama 127 Hari dan SUPRA selama 17 Hari.
| ALGO | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp12,68T | Rp98,21M |
Volume (24h) | Rp244,85M | Rp5,25M |
Suplai yang Beredar | 9B / 10B ALGO (91%) | 32,7B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 127 Hari | 17 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Algorand (ALGO) saat ini diperdagangkan pada Rp1.411 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token berada di zona pivot Rp1.409 dengan support kuat di Rp1.352 dan resistance di Rp1.424. RSI menunjukkan sinyal campuran dengan RSI_6 oversold (6.15) namun RSI_12 netral (48.12). Market cap mencapai Rp12,67T dengan sirkulasi 91% dari total supply 10 juta ALGO.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI jangka pendek, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual institutional tetap menjadi perhatian utama. Investor perlu memantau level support kritis di Rp1.352 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
SUPRA menunjukkan sinyal bearish kuat dengan harga terkini Rp3,006 dan market cap Rp98,21M. Token ini berada dalam tren turun jangka pendek dengan indikator teknis mayoritas bearish (19 sinyal jual vs 4 beli). RSI menunjukkan kondisi oversold di level 22-23, namun ADX mengkonfirmasi tren bearish yang kuat. Supply yang beredar baru 32,7M dari total 100M SUPRA dengan rata-rata hold time 17 hari.
Outlook bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI yang mungkin memicu rebound teknis, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas, volatilitas tinggi, dan belum ada perkembangan fundamental signifikan yang mendukung pergerakan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ALGO adalah token dari Algorand, sebuah jaringan mandiri, terdesentralisasi, berbasis blockchain yang mendukung berbagai aplikasi. Algorand juga memproklamirkan diri sebagai "FutureFi" atau Future of Finance. Teknologi ini sengaja dirancang untuk memungkinkan penciptaan sederhana untuk produk keuangan generasi berikutnya dan juga mengdisrupsi model ekonomi di seluruh industri, di mana pertukaran nilai dapat menjadi lebih efisien.
Selengkapnya di halaman ALGO →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →