Perbedaan Algorand dan Radworks: Algorand diperdagangkan di Rp1.417 (kapitalisasi pasar Rp12,75T, volume 24 jam Rp224,93M), sedangkan Radworks diperdagangkan di Rp4.186 (kapitalisasi pasar Rp245,51M, volume 24 jam Rp99,01M). Perbedaan utamanya: Algorand jauh lebih besar — sekitar 51,9× kapitalisasi pasar Radworks, dan suplai beredar Algorand 9B / 10B ALGO (91%) dibanding 59,1M / 100M RAD (60%) milik Radworks. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Algorand selama 127 Hari dan Radworks selama 34 Hari.
| ALGO | RAD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp12,75T | Rp245,51M |
Volume (24h) | Rp224,93M | Rp99,01M |
Suplai yang Beredar | 9B / 10B ALGO (91%) | 59,1M / 100M RAD (60%) |
Typical Hold Time | 127 Hari | 34 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Algorand (ALGO) saat ini diperdagangkan pada Rp1.411 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token berada di zona pivot Rp1.409 dengan support kuat di Rp1.352 dan resistance di Rp1.424. RSI menunjukkan sinyal campuran dengan RSI_6 oversold (6.15) namun RSI_12 netral (48.12). Market cap mencapai Rp12,67T dengan sirkulasi 91% dari total supply 10 juta ALGO.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI jangka pendek, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual institutional tetap menjadi perhatian utama. Investor perlu memantau level support kritis di Rp1.352 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
RAD menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp4.138, didukung oleh moving averages yang kuat (9 buy vs 4 sell). Token berada di zona support kunci S1 (Rp4.007) dengan momentum positif dari ADX yang tinggi. Supply yang beredar mencapai 59,1 juta dari total 100 juta RAD, menunjukkan siklus distribusi yang terkendali. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per 20 Juni 2026.
Outlook jangka pendek cenderung positif dengan potensi uji resistance R1 (Rp4.469), namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto dan ketidakpastian regulasi. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas (market cap Rp242,2M) dan ketergantungan pada sentimen pasar secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ALGO adalah token dari Algorand, sebuah jaringan mandiri, terdesentralisasi, berbasis blockchain yang mendukung berbagai aplikasi. Algorand juga memproklamirkan diri sebagai "FutureFi" atau Future of Finance. Teknologi ini sengaja dirancang untuk memungkinkan penciptaan sederhana untuk produk keuangan generasi berikutnya dan juga mengdisrupsi model ekonomi di seluruh industri, di mana pertukaran nilai dapat menjadi lebih efisien.
Selengkapnya di halaman ALGO →Radicle (RAD) adalah protokol sumber terbuka yang memungkinkan pengembang untuk berkolaborasi secara peer-to-peer dan terdesentralisasi. Mirip dengan platform kolaborasi kode terpusat seperti GitHub dan GitLab, pengembang dapat berkolaborasi untuk membuat kode dan membangun DApps di dalamnya. Hal ini terjadi melalui protokol replikasi peer-to-peer Radicle yang disebut Radicle Link.
Selengkapnya di halaman RAD →