Perbedaan Algorand dan Merlin Chain: Algorand diperdagangkan di Rp1.413 (kapitalisasi pasar Rp12,62T, volume 24 jam Rp238,49M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp313 (kapitalisasi pasar Rp423,7M, volume 24 jam Rp23,34M). Perbedaan utamanya: Algorand jauh lebih besar — sekitar 29,8× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar Algorand 9B / 10B ALGO (91%) dibanding 1,4B / 2,1B MERL (65%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Algorand selama 127 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.
| ALGO | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp12,62T | Rp423,7M |
Volume (24h) | Rp238,49M | Rp23,34M |
Suplai yang Beredar | 9B / 10B ALGO (91%) | 1,4B / 2,1B MERL (65%) |
Typical Hold Time | 127 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Algorand (ALGO) saat ini diperdagangkan pada Rp1.411 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token berada di zona pivot Rp1.409 dengan support kuat di Rp1.352 dan resistance di Rp1.424. RSI menunjukkan sinyal campuran dengan RSI_6 oversold (6.15) namun RSI_12 netral (48.12). Market cap mencapai Rp12,67T dengan sirkulasi 91% dari total supply 10 juta ALGO.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI jangka pendek, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual institutional tetap menjadi perhatian utama. Investor perlu memantau level support kritis di Rp1.352 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Token MERL saat ini diperdagangkan pada Rp318,44 dengan kapitalisasi pasar Rp430 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis. Rata-rata bergerak mengindikasikan tekanan jual yang kuat, sementara osilator berada di zona netral. Token ini memiliki supply terbatas 2,1 juta dengan 65% sudah beredar dan rata-rata hold time 10 hari, menunjukkan distribusi yang sehat di antara pemegang.
Outlook keseluruhan menunjukkan kondisi hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada momentum bullish jika berhasil menembus resistance Rp323, sementara risiko terbesar adalah potensi penurunan menuju support Rp301 jika tekanan jual berlanjut. Investor perlu memantau volume trading dan perkembangan ekosistem proyek.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ALGO adalah token dari Algorand, sebuah jaringan mandiri, terdesentralisasi, berbasis blockchain yang mendukung berbagai aplikasi. Algorand juga memproklamirkan diri sebagai "FutureFi" atau Future of Finance. Teknologi ini sengaja dirancang untuk memungkinkan penciptaan sederhana untuk produk keuangan generasi berikutnya dan juga mengdisrupsi model ekonomi di seluruh industri, di mana pertukaran nilai dapat menjadi lebih efisien.
Selengkapnya di halaman ALGO →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →