Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Algorand dan The Graph: Algorand diperdagangkan di Rp1.528 (kapitalisasi pasar Rp13,68T, volume 24 jam Rp523,16M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp316,09 (kapitalisasi pasar Rp3,43T, volume 24 jam Rp240,89M). Perbedaan utamanya: Algorand jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar The Graph, dan suplai Algorand dibatasi (9B / 10B ALGO (90%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Algorand selama 124 Hari dan The Graph selama 95 Hari.
| ALGO | GRT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp13,68T | Rp3,43T |
Volume (24h) | Rp523,16M | Rp240,89M |
Suplai yang Beredar | 9B / 10B ALGO (90%) | 10,9B GRT |
Typical Hold Time | 124 Hari | 95 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Algorand (ALGO) saat ini diperdagangkan di level Rp1.522 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan indikator moving average, meskipun osilator menunjukkan kondisi netral. Token ini berada dalam fase konsolidasi dengan support kuat di Rp1.476 dan resistance di Rp1.584. Kapitalisasi pasar mencapai Rp13,61 triliun dengan sirkulasi token sebesar 90% dari total supply maksimum 10 juta ALGO. Tidak ada pembaruan protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung hati-hati karena tekanan bearish dari moving average, namun posisi netral RSI dan level support yang dekat bisa memberikan peluang rebound. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi khas crypto, sentimen pasar global yang bergejolak, dan ketergantungan pada adopsi ekosistem Algorand untuk mendorong utilitas token.
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di Rp316,09 dengan kapitalisasi pasar Rp3,41 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 16 indikator jual versus 2 beli. Posisi harga berada di zona support kritis antara S2 (Rp314) dan S1 (Rp319), sementara RSI netral menunjukkan momentum lemah. Token ini memiliki waktu hold rata-rata 95 hari, mengindikasikan holding pattern jangka menengah di kalangan investor.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan, namun posisi dekat support kritis menawarkan peluang entry bagi trader jangka pendek. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan dari moving averages. Perhatikan level support Rp306 sebagai zona kritis untuk konfirmasi trend selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ALGO adalah token dari Algorand, sebuah jaringan mandiri, terdesentralisasi, berbasis blockchain yang mendukung berbagai aplikasi. Algorand juga memproklamirkan diri sebagai "FutureFi" atau Future of Finance. Teknologi ini sengaja dirancang untuk memungkinkan penciptaan sederhana untuk produk keuangan generasi berikutnya dan juga mengdisrupsi model ekonomi di seluruh industri, di mana pertukaran nilai dapat menjadi lebih efisien.
Selengkapnya di halaman ALGO →The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →