Perbedaan Algorand dan SynFutures: Algorand diperdagangkan di Rp1.413 (kapitalisasi pasar Rp12,67T, volume 24 jam Rp237,51M), sedangkan SynFutures diperdagangkan di Rp46,97 (kapitalisasi pasar Rp219,33M, volume 24 jam Rp40,34M). Perbedaan utamanya: Algorand jauh lebih besar — sekitar 57,8× kapitalisasi pasar SynFutures, dan suplai beredar Algorand 9B / 10B ALGO (91%) dibanding 4,7B / 10B F (47%) milik SynFutures. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Algorand selama 127 Hari dan SynFutures selama 15 Hari.
| ALGO | F | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp12,67T | Rp219,33M |
Volume (24h) | Rp237,51M | Rp40,34M |
Suplai yang Beredar | 9B / 10B ALGO (91%) | 4,7B / 10B F (47%) |
Typical Hold Time | 127 Hari | 15 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Algorand (ALGO) saat ini diperdagangkan pada Rp1.411 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token berada di zona pivot Rp1.409 dengan support kuat di Rp1.352 dan resistance di Rp1.424. RSI menunjukkan sinyal campuran dengan RSI_6 oversold (6.15) namun RSI_12 netral (48.12). Market cap mencapai Rp12,67T dengan sirkulasi 91% dari total supply 10 juta ALGO.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI jangka pendek, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual institutional tetap menjadi perhatian utama. Investor perlu memantau level support kritis di Rp1.352 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Token F (SynFutures) saat ini diperdagangkan pada Rp48.293 dengan kapitalisasi pasar Rp226,58 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 18 sinyal jual vs 2 sinyal beli. Token berada dalam fase konsolidasi dengan support kunci di Rp46-48 dan resistance di Rp50-51. Supply yang beredar mencapai 47% dari total supply maksimum 10 juta token, dengan rata-rata hold time 15 hari menunjukkan aktivitas trading jangka pendek.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada potensi rebound dari level support, namun risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau ketat level Rp46 sebagai support kritis.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ALGO adalah token dari Algorand, sebuah jaringan mandiri, terdesentralisasi, berbasis blockchain yang mendukung berbagai aplikasi. Algorand juga memproklamirkan diri sebagai "FutureFi" atau Future of Finance. Teknologi ini sengaja dirancang untuk memungkinkan penciptaan sederhana untuk produk keuangan generasi berikutnya dan juga mengdisrupsi model ekonomi di seluruh industri, di mana pertukaran nilai dapat menjadi lebih efisien.
Selengkapnya di halaman ALGO →SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →