Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Algorand dan Core: Algorand diperdagangkan di Rp1.530 (kapitalisasi pasar Rp13,64T, volume 24 jam Rp539,27M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp447,82 (kapitalisasi pasar Rp556,26M, volume 24 jam Rp79,8M). Perbedaan utamanya: Algorand jauh lebih besar — sekitar 24,5× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Algorand 9B / 10B ALGO (90%) dibanding 1,2B / 2,1B CORE (60%) milik Core. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Algorand selama 124 Hari dan Core selama 37 Hari.
| ALGO | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp13,64T | Rp556,26M |
Volume (24h) | Rp539,27M | Rp79,8M |
Suplai yang Beredar | 9B / 10B ALGO (90%) | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 124 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Algorand (ALGO) saat ini diperdagangkan di level Rp1.522 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan indikator moving average, meskipun osilator menunjukkan kondisi netral. Token ini berada dalam fase konsolidasi dengan support kuat di Rp1.476 dan resistance di Rp1.584. Kapitalisasi pasar mencapai Rp13,61 triliun dengan sirkulasi token sebesar 90% dari total supply maksimum 10 juta ALGO. Tidak ada pembaruan protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung hati-hati karena tekanan bearish dari moving average, namun posisi netral RSI dan level support yang dekat bisa memberikan peluang rebound. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi khas crypto, sentimen pasar global yang bergejolak, dan ketergantungan pada adopsi ekosistem Algorand untuk mendorong utilitas token.
CORE saat ini diperdagangkan di Rp439,32 dengan kapitalisasi pasar Rp558,41 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak meski osilator netral. Token berada di zona support kritis S1 (Rp438), dengan sirkulasi supply 60% dari total 2,1 juta token. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juni 2026.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp428 jika level Rp438 tidak bertahan. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp466, namun volume trading yang rendah dan sentimen pasar kripto global yang hati-hati membatasi potensi kenaikan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas di pasar IDR.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ALGO adalah token dari Algorand, sebuah jaringan mandiri, terdesentralisasi, berbasis blockchain yang mendukung berbagai aplikasi. Algorand juga memproklamirkan diri sebagai "FutureFi" atau Future of Finance. Teknologi ini sengaja dirancang untuk memungkinkan penciptaan sederhana untuk produk keuangan generasi berikutnya dan juga mengdisrupsi model ekonomi di seluruh industri, di mana pertukaran nilai dapat menjadi lebih efisien.
Selengkapnya di halaman ALGO →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →