Perbedaan Algorand dan Astar: Algorand diperdagangkan di Rp1.408 (kapitalisasi pasar Rp12,62T, volume 24 jam Rp238,49M), sedangkan Astar diperdagangkan di Rp79,55 (kapitalisasi pasar Rp697,98M, volume 24 jam Rp19,89M). Perbedaan utamanya: Algorand jauh lebih besar — sekitar 18,1× kapitalisasi pasar Astar, dan suplai beredar Algorand 9B / 10B ALGO (91%) dibanding 8,7B / 10B ASTR (88%) milik Astar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Algorand selama 127 Hari dan Astar selama 53 Hari.
| ALGO | ASTR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp12,62T | Rp697,98M |
Volume (24h) | Rp238,49M | Rp19,89M |
Suplai yang Beredar | 9B / 10B ALGO (91%) | 8,7B / 10B ASTR (88%) |
Typical Hold Time | 127 Hari | 53 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Algorand (ALGO) saat ini diperdagangkan pada Rp1.411 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token berada di zona pivot Rp1.409 dengan support kuat di Rp1.352 dan resistance di Rp1.424. RSI menunjukkan sinyal campuran dengan RSI_6 oversold (6.15) namun RSI_12 netral (48.12). Market cap mencapai Rp12,67T dengan sirkulasi 91% dari total supply 10 juta ALGO.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI jangka pendek, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual institutional tetap menjadi perhatian utama. Investor perlu memantau level support kritis di Rp1.352 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan pada Rp81.261 dengan kapitalisasi pasar Rp710,3 juta, menunjukkan tekanan bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis mayoritas bearish. Token ini memiliki sirkulasi 88% dari total supply 10 juta ASTR dengan rata-rata hold time 53 hari. Meskipun indikator osilator menunjukkan sinyal bullish, moving average yang seragam bearish mengindikasikan tren turun yang kuat dalam jangka menengah.
Outlook keseluruhan menunjukkan risiko tinggi dengan peluang terbatas. Peluang utama terletak pada level support kuat di Rp77, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan volatilitas tinggi. Investor harus waspada terhadap potensi penurunan lebih lanjut menuju support level berikutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ALGO adalah token dari Algorand, sebuah jaringan mandiri, terdesentralisasi, berbasis blockchain yang mendukung berbagai aplikasi. Algorand juga memproklamirkan diri sebagai "FutureFi" atau Future of Finance. Teknologi ini sengaja dirancang untuk memungkinkan penciptaan sederhana untuk produk keuangan generasi berikutnya dan juga mengdisrupsi model ekonomi di seluruh industri, di mana pertukaran nilai dapat menjadi lebih efisien.
Selengkapnya di halaman ALGO →Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →