Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Venice Token: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp158,43 (kapitalisasi pasar Rp151,9M, volume 24 jam Rp852,22M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp203.514 (kapitalisasi pasar Rp9,47T, volume 24 jam Rp605,63M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 62,3× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 47,2M VVV milik Venice Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Venice Token selama 5 Hari.
| ACT | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,9M | Rp9,47T |
Volume (24h) | Rp852,22M | Rp605,63M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 47,2M VVV |
Typical Hold Time | 37 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Venice Token (VVV) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp196.492, turun dari level pivot Rp194.809. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish (11 jual vs 2 beli), meskipun RSI di level 27 mengindikasikan kondisi oversold. Hold time rata-rata hanya 5 hari mencerminkan volatilitas tinggi. Token ini memiliki market cap Rp9,06T dengan supply terbatas 47,2 juta VVV.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko turun ke support S3 Rp156.433. Peluang rebound ada jika RSI oversold memicu pemulihan, namun volume rendah dan sentimen negatif membatasi upside. Risiko utama adalah volatilitas ekstrem dan likuiditas terbatas yang rentan manipulasi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →