Perbedaan 1inch Network dan Algorand: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.467 (kapitalisasi pasar Rp2,07T, volume 24 jam Rp88,64M), sedangkan Algorand diperdagangkan di Rp1.416 (kapitalisasi pasar Rp12,61T, volume 24 jam Rp228,61M). Perbedaan utamanya: Algorand jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar 1inch Network, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 9B / 10B ALGO (91%) milik Algorand. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Algorand selama 127 Hari.
| 1INCH | ALGO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,07T | Rp12,61T |
Volume (24h) | Rp88,64M | Rp228,61M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 9B / 10B ALGO (91%) |
Typical Hold Time | 125 Hari | 127 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
1INCH Network saat ini diperdagangkan di Rp1.487 dengan kapitalisasi pasar Rp2,1T, menunjukkan sinyal teknis netral dengan moving averages bullish dan osilator netral. Token telah mencapai 95% sirkulasi dengan rata-rata hold time 125 hari. Harga berada di zona support kunci Rp1.481-Rp1.488 dengan resistance di Rp1.496-Rp1.511. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang dari momentum bullish moving averages, namun dibatasi oleh sinyal osilator yang lemah. Risiko utama termasuk volatilitas crypto tinggi, ketidakpastian regulasi, dan ketergantungan pada aktivitas perdagangan DEX. Investor harus memantau level support Rp1.466 sebagai zona kritis.
Algorand (ALGO) saat ini diperdagangkan pada Rp1.411 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token berada di zona pivot Rp1.409 dengan support kuat di Rp1.352 dan resistance di Rp1.424. RSI menunjukkan sinyal campuran dengan RSI_6 oversold (6.15) namun RSI_12 netral (48.12). Market cap mencapai Rp12,67T dengan sirkulasi 91% dari total supply 10 juta ALGO.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI jangka pendek, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual institutional tetap menjadi perhatian utama. Investor perlu memantau level support kritis di Rp1.352 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →ALGO adalah token dari Algorand, sebuah jaringan mandiri, terdesentralisasi, berbasis blockchain yang mendukung berbagai aplikasi. Algorand juga memproklamirkan diri sebagai "FutureFi" atau Future of Finance. Teknologi ini sengaja dirancang untuk memungkinkan penciptaan sederhana untuk produk keuangan generasi berikutnya dan juga mengdisrupsi model ekonomi di seluruh industri, di mana pertukaran nilai dapat menjadi lebih efisien.
Selengkapnya di halaman ALGO →