
1. Kepada Pemilik Emas, Semoga Jantung Anda Sehat Pekan Ini (Sumber: CNBC Indonesia)
Emas menguat pada minggu lalu, mengakhiri tren penurunan selama tiga minggu, namun pergerakan logam mulia ini diperkirakan akan volatil pada minggu ini karena rilis data inflasi AS. Harga emas di pasar spot ditutup pada $1,924.28 per ons troy pada hari Jumat, naik 0.71%. Namun, jika inflasi AS lebih tinggi dari yang diperkirakan, emas dapat kembali melemah. Keunggulan ekonomi AS dan kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga membuat emas kurang menarik dibandingkan obligasi.
2. Siapa Hasan Fawzi, Bos Baru OJK yang Bakal Awasi Aset Kripto (Sumber: CNBC Indonesia)
Komisi XI Parlemen Indonesia telah menyelesaikan tes kebugaran dan kesesuaian untuk empat calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dari empat nama yang diajukan, dua di antaranya dipilih oleh komisi, salah satunya adalah Hasan Fawzi, yang akan mengawasi aset digital dan kripto serta menjadi anggota Dewan Komisioner OJK. Sebelumnya, aset kripto diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, tetapi dialihkan ke OJK karena pertumbuhan nilai aset yang pesat. Hasan Fawzi memiliki pengalaman di industri keuangan, pernah menjabat sebagai Direktur Pembangunan Bursa Efek Indonesia dan saat ini menjabat sebagai Komisaris Independen PT Merdeka Battery Materials Tbk. Ia memiliki gelar Sarjana Teknik dan telah memperoleh gelar dalam administrasi bisnis dan manajemen.
3. Harga Emas Kinclong, Bikin Happy Weekend Bunda! (Sumber: CNBC Indonesia)
Harga emas batangan di Pegadaian meningkat pada sesi perdagangan hari Minggu, dengan Antam emas naik lebih tinggi dibandingkan dengan dua jenis emas lainnya. Pegadaian menjual berbagai jenis emas, termasuk Antam emas, Antam Retro, dan UBS, dalam berbagai ukuran. Hari ini, harga 1 gram Antam emas dihargai sebesar Rp 1.086.000, naik 0,84% atau Rp 9.000 dari hari sebelumnya, menurut data dari situs resmi Pegadaian.
4. Calon Bos OJK, Hasan Fawzi Sebut Asep Kripto Masih Eksklusif (Sumber: CNBC Indonesia)
Mantan Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Hasan Fawzi, sedang mencari kursi sebagai komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Secara khusus, dia bertujuan untuk menjadi pengawas dalam sektor inovasi teknologi keuangan, aset keuangan digital, dan aset kripto. Jika terpilih, tujuannya adalah membuat investasi aset kripto inklusif dan dapat diakses oleh semua orang. Dia berencana untuk bekerja dalam perlindungan konsumen dan berkolaborasi dengan Komisi Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk memastikan akuntabilitas produk-produk di pasar. Hasan percaya bahwa OJK harus menjadi pusat inovasi yang melibatkan semua pemain ekosistem. Saat ini, dia menjabat sebagai Komisaris Independen PT Merdeka Battery Materials Tbk. Dia bersaing melawan Erwin Haryono untuk posisi tersebut. Erwin telah menjabat sebagai Direktur Eksekutif BI dan Kepala Departemen Komunikasi sejak 2020.
5. Ini Hasan Fawzi, Bos Baru OJK yang Bakal Awasi Aset Kripto (Sumber: CNBC Indonesia)
Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia telah menyelesaikan uji kebugaran dan kesesuaian untuk empat calon Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK). Dua dari calon, termasuk Hasan Fawzi, telah dipilih untuk mengisi Dewan Komisaris tersebut. Fawzi akan mengawasi aset digital dan kripto di Indonesia. Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengembangan di Bursa Efek Indonesia dan saat ini adalah Komisaris Independen PT Merdeka Battery Materials. Fawzi memiliki gelar Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung dan gelar Master of Business Administration dari Université de Grenoble LÍAE, Pierre Mendes University, Prancis.
Disclaimer: Konten berikut ditulis dan dikurasi secara otomatis menggunakan teknologi AI.


