
1. Bitcoin Menguat! Mampu Bertahan di US$30.000? (Sumber: CNBC Indonesia)
Sebagian besar mata uang kripto mengalami volatilitas rendah, tetapi Bitcoin mengalami pertumbuhan positif karena minat dari BlackRock dalam menciptakan Bitcoin ETF. Bitcoin telah menguat sebesar 0,52% dalam seminggu terakhir sementara Ethereum melemah sebesar 0,70%. Penurunan Bitcoin ini dikaitkan dengan kenaikan suku bunga dan pernyataan Ketua Bank Sentral AS yang menunjukkan sikap yang hati-hati. Selain itu, minat investasi dalam Bitcoin dan Blockchain dari investor modal ventura juga mengalami penurunan, dengan pendanaan aset kripto turun sebesar 80% pada kuartal pertama 2023. Investor modal ventura sekarang lebih tertarik untuk berinvestasi dalam teknologi kecerdasan buatan.
2. Harga Emas 'Terpenjara' Kebijakan AS, Kudeta Rusia Sia-Sia (Sumber: CNBC Indonesia)
Harga emas stagnan dan hampir tidak berubah pada hari Senin, naik sedikit sebesar 0,08%. Pada hari Selasa, harga emas turun sebanyak 0,03%. Ketidakbergerakan harga emas mencerminkan pendekatan hati-hati investor terhadap kebijakan moneter Federal Reserve Amerika Serikat. Para peserta pasar sedang menunggu pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell di Forum ECB tentang Perbankan Sentral, yang diharapkan akan memberikan wawasan tentang kenaikan suku bunga di masa depan. Ada peluang 72% bahwa Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan Juli. Pemberontakan Rusia yang gagal baru-baru ini yang dipimpin oleh Yevgeny Prigozhin sebentar menyebabkan kepanikan dan sedikit peningkatan permintaan emas, tetapi hal itu tidak berdampak signifikan pada harga emas.
3. OJK: Waspadai penipuan dengan modus "sniffing" (Sumber: Antara News)
Kepala Kantor Wilayah 3 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jawa Tengah dan Yogyakarta memperingatkan masyarakat tentang penipuan menggunakan metode sniffing, yang melibatkan peretas mencuri data dan informasi penting. Ia menyarankan para korban untuk menghubungi bank mereka dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri. Laporan kecurangan eksternal telah mencapai 1.931 kasus di Jawa Tengah, dan masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati terhadap pinjaman online ilegal yang mengenakan suku bunga tinggi. Selain itu, pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah dan Yogyakarta melebihi tingkat nasional, dan alokasi kredit bank untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah melebihi rata-rata nasional. Sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) telah mengalami pertumbuhan dalam kredit fintech, dan premi asuransi serta aset dana pensiun bersih juga meningkat. Jumlah Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di Jawa Tengah adalah yang tertinggi di negara ini. Sektor Pasar Modal juga telah mengalami peningkatan jumlah investor di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
4. Bitcoin CS Kebakaran, Nasib ETF Bitcoin BlackRock Gimana? (Sumber: CNBC Indonesia)
Semua mata uang kripto utama mengalami penurunan nilai akibat potensi kenaikan suku bunga AS dan masalah hukum yang dihadapi oleh Binance dan Coinbase. Namun, Bitcoin masih bertahan di atas level $30.000, didukung oleh sentimen positif terhadap minat BlackRock dalam menciptakan Bitcoin ETF. Keputusan SEC mengenai penerimaan proposal BlackRock Bitcoin ETF ini mungkin akan rumit dengan perkembangan ini. Secara keseluruhan, faktor-faktor ini berkontribusi terhadap koreksi saat ini dalam harga mata uang kripto. Bitcoin telah mengalami koreksi sebesar 1,39% tetapi tetap menguat sebesar 14,30% dalam satu minggu terakhir. Ethereum juga sedikit melemah, sedangkan Binance juga mengalami penurunan nilai. Para analis mempercayai bahwa pasar saat ini sedang mengalami fase mini-bull, dengan Bitcoin kemungkinan menjadi pusat perhatian dalam jangka menengah hingga panjang. Konfirmasi tentang Bitcoin ETF oleh SEC dapat lebih memperkuat tren bullish Bitcoin.
5. Dolar melemah ketika investor incar suku bunga global, prospek ekonomi (Sumber: Antara News)
Dolar AS melemah dalam sesi Asia pada hari Senin, meskipun ada beberapa dukungan pelabuhan aman. Kekhawatiran tentang siklus ketatnya kebijakan moneter dari bank sentral utama dan peristiwa di Rusia membuat investor berhati-hati. Euro memotong beberapa kerugiannya dan poundsterling sedikit menguat. Aktivitas bisnis di Inggris dan AS tetap solid, sementara Eropa menunjukkan data PMI yang lemah. Indeks dolar menstabilkan, yen Jepang menguat, dan dolar Australia dan Selandia Baru sedikit menguat. Para pedagang mengawasi perkembangan di Rusia untuk potensi risiko geopolitik. Yuan China turun ke level terendah dalam tujuh bulan saat pasar menunggu langkah-langkah dukungan lebih lanjut dari Beijing.
Disclaimer: Konten berikut ditulis dan dikurasi secara otomatis menggunakan teknologi AI.


