Berita & Analisis
Berita Terpopuler 24 Juni 2023
shareIcon

Berita Terpopuler 24 Juni 2023

24 Jun 2023, 10:03 AM
·
Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Berita Terpopuler 24 Juni 2023
Berikut lima berita terpopuler untuk semua artikel pada 24 Juni 2023.

1. Investor Kripto Bangun!!! Era Kelam Bakal Lama Nih (Sumber: CNBC Indonesia)

Pasar kriptokurensi turun setelah dua hari mengalami pertumbuhan, dengan semua kriptokurensi utama mengalami kerugian. Bitcoin tidak dapat mempertahankan dukungan terbarunya dan telah terkoreksi sebesar 0,93% menjadi $29.836,41. Tingkat suku bunga diperkirakan akan tetap tinggi selama beberapa kuartal ke depan, meskipun minat BlackRock dalam menciptakan Bitcoin ETF. Komisi Bursa Efek AS saat ini sibuk dengan masalah Binance dan Coinbase, yang mungkin membuatnya sulit bagi SEC untuk menerima aplikasi BlackRock. Pelemahan kripto diyakini sebagai hasil dari pernyataan Jerome Powell tentang sikap hawkish-nya terhadap suku bunga.

2. Ambruk 5 Hari, The Fed Beneran Buat Pemilik Emas Menangis (Sumber: CNBC Indonesia)

Harga emas terus menurun, mencapai harga penutupan terendah sejak Maret 2023 dan tren negatif sejak tanggal 16 Juni. Kelemahan ini disebabkan oleh pernyataan Federal Reserve AS mengenai kenaikan suku bunga jika inflasi tidak menurun, meskipun kenaikan suku bunga kemungkinan akan dilakukan dengan hati-hati. Selain itu, klaim pengangguran di AS telah meningkat, yang dapat melegakan inflasi. Kenaikan suku bunga bank sentral Eropa juga berdampak negatif pada emas, dan kenaikan imbal hasil obligasi AS membuat emas kurang menarik. Seorang analis memperingatkan bahwa emas cenderung melemah pada bulan Juni-Juli.

3. ETF Bitcoin Tutupi Permasalahan Binance, Kripto Bullish? (Sumber: CNBC Indonesia)

Semua kriptokurensi besar mengalami keuntungan baik dalam perdagangan harian maupun mingguan, dengan Bitcoin berhasil menembus level psikologis harga $30,000 untuk pertama kalinya sejak April. Sentimen positif ini didorong oleh minat BlackRock, raksasa investasi untuk membentuk Bitcoin ETF, dan saat ini Bitcoin menjadi pemenang teratas dengan kenaikan 5.13%. Kriptokurensi lain seperti Ethereum dan Binance juga mengalami kenaikan. Minat investor institusional seperti BlackRock, Invesco, dan WisdomTree meningkatkan tingkat likuiditas dan kepercayaan investor ritel meski ada ketidakpastian regulasi.

4. Dolar naik di awal Asia, bank sentral "hawkish" rusak sentimen risiko (Sumber: Antara News)

Dolar AS naik sebesar 0,05% menjadi 102,44 terhadap sekeranjang enam mata uang utama, didukung oleh kekhawatiran bahwa pelonggaran moneter yang agresif oleh bank sentral, termasuk Federal Reserve, dapat menyebabkan resesi yang lebih dalam dalam perekonomian. Pound sterling berjuang untuk mempertahankan kenaikan dari kenaikan suku bunga Bank of England yang lebih besar dari perkiraan sebesar 50 basis poin, sedangkan risiko Inggris jatuh ke dalam resesi mendorong beberapa investor untuk mencari aset lindung nilai, seperti dolar AS. Lira Turki turun ke rekor terendah sebesar 25,589 terhadap dolar AS menyusul kenaikan suku bunga bank sentral negara tersebut.

5. Warning! Tiga Saham Ini Masuk Radar UMA (Sumber: CNBC Indonesia)

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menambahkan tiga saham, yaitu PT Bhakti Multi Artha Tbk, PT Surya Permata Andalan Tbk, dan PT Idea Indonesia Akedemi Tbk, ke daftar pemantauannya karena aktivitas pasar yang tidak biasa seperti kenaikan harga saham atau pola perdagangan yang abnormal. Pengumuman UMA tidak selalu berarti pelanggaran regulasi di sektor pasar modal. Sementara saham BHAT terus mengalami penurunan, saham IDEA mengalami kenaikan harga yang signifikan. IDX sebelumnya telah mengumumkan UMA pada perdagangan saham NATO dan BHAT beberapa kali di masa lalu. Artikel ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pembaca untuk membeli, menyimpan, atau menjual produk investasi atau sektor terkait dengan mereka.


Disclaimer: Konten berikut ditulis dan dikurasi secara otomatis menggunakan teknologi AI.

Ditulis oleh
channel logo
Kevin ReviroRight baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1