
1. Tanda Kiamat Makin Banyak, Siapkan Investasi Ini Agar Selamat (Sumber: CNBC Indonesia)
Berbagai kepercayaan agama memprediksi akhir zaman, namun terlepas dari perspektif agama, tanda-tanda kiamat yang merujuk pada kehancuran kehidupan manusia semakin menjadi nyata. Beberapa orang kaya di Amerika Serikat telah mulai mempersiapkan skenario kiamat, seperti membangun bunker, pindah rumah, membeli amunisi, dll. Dalam persiapan menghadapi kiamat, ekonom senior Adam Ozimek menyarankan untuk berinvestasi dalam logam mulia, terutama emas, dan juga mengembangkan keterampilan di bidang pertanian, mekanik, kedokteran, dan seni bela diri atau militer. Namun, investasi emas memiliki kelebihan dan kekurangan, karena ketika pemerintah runtuh, cadangan emas yang disimpan oleh bank dan negara akan habis dan jatuh ke tangan sembarang orang, dan nilai pasar emas bisa jatuh. Oleh karena itu, individu mungkin perlu mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam sumber daya lain, mengembangkan keterampilan baru, dan membentuk kelompok survivalisme.
2. Ngeri Kripto Binance Tempat Cuci Uang? Potensi The Next FTX (Sumber: CNBC Indonesia)
Komisi Bursa Efek Amerika Serikat (SEC) menggugat Binance, salah satu mata uang kripto terbesar di dunia, dan CEO-nya Changpeng Zhao, karena diduga mencampur miliarder dana pelanggan dan mengirimkannya ke perusahaan terpisah yang dikendalikan oleh Zhao. SEC telah menuntut 13 tuduhan terhadap Binance, termasuk menawarkan aset yang tidak terdaftar resmi di bursa saham dan diam-diam mengizinkan pelanggan AS berjumlah besar untuk berdagang di platform meski mengklaim mereka dibanned. Isu ini berpotensi memicu masalah, karena pelanggan dapat menarik jumlah besar dan mengakibatkan masalah likuiditas bagi perusahaan.
3. Ngeri! Ini Efek Domino Gugatan Binance dan CZ ke Pasar Kripto (Sumber: CNBC Indonesia)
SEC (US Securities and Exchange Commission) telah mengajukan tuntutan perdata terhadap Binance, penyedia platform perdagangan kripto terbesar di dunia, pendirinya Changpeng Zhao, dan afiliasinya di AS, Binance.US. Tuntutan tersebut menuduh bahwa Binance telah melakukan "pengabaian terang-terangan" terhadap hukum sekuritas federal dan memperkaya diri dengan dana investor, serta mencampur dana pelanggan dan membahayakan aset pengguna. SEC mengklaim mencoba membuktikan bahwa banyak aset kripto sebenarnya adalah sekuritas/ekuitas, yang berpotensi memaksa perusahaan kripto untuk mendaftar dengan SEC dan mematuhi aturan yang dapat menjadi pukulan bagi pasar kripto. Binance menolak langkah tersebut, mengatakan aturan SEC tidak cocok untuk aset digital.
4. Pasar Emas Lagi Fokus ke AS, Bank Dunia dan Rusia "Dicuekin" (Sumber: CNBC Indonesia)
Meskipun proyeksi ekonomi dunia meningkat dan ketegangan antara Rusia dan Ukraina, harga emas hanya naik sedikit. Saat ini, kurangnya faktor signifikan yang dapat menyebabkan harga emas naik atau turun drastis, bersamaan dengan absennya data penting minggu ini dan adanya "periode blackout", membuat pasar emas sepi. Namun, pelepasan data penting minggu depan, mulai dari inflasi AS hingga pengumuman puncak kebijakan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), dapat menyebabkan harga emas naik jika The Fed mulai mempertahankan suku bunga. Sementara ketegangan di Ukraina dan proyeksi Bank Dunia memiliki sedikit dampak pada harga emas, harga emas biasanya melonjak jika ketegangan perang meningkat. Bank Dunia baru saja merevisi pertumbuhan global menjadi 2,1% pada tahun 2023, yang diharapkan dapat meningkatkan harga emas karena permintaan meningkat.
5. Binance Digugat, Kripto Rontok Berjamaah (Sumber: CNBC Indonesia)
Kebanyakan kriptokurensi, termasuk Bitcoin dan Ethereum, mengalami penurunan harian dan mingguan. Hal ini disebabkan oleh gugatan Securities Exchange Commission (SEC) terhadap Binance, yang telah menimbulkan kekhawatiran tentang integritas industri dan regulasi. Pendiri Binance, Changpeng Zhou, dituduh melanggar aturan perdagangan aset dan menawarkan sekuritas yang tidak terdaftar kepada publik. Dampak dari gugatan ini telah menyebar ke seluruh dunia kripto, membuat Binance mengalami arus keluar bersih yang signifikan. Namun, penting untuk dicatat bahwa masalah regulasi Binance tidak melibatkan Bitcoin.
Disclaimer: Konten berikut ditulis dan dikurasi secara otomatis menggunakan teknologi AI.


