
1. Harga Emas Kacau Balau Karena Pengangguran di Amerika (Sumber: CNBC Indonesia)
Harga emas mengalami minggu yang volatile dipengaruhi oleh data pekerjaan AS yang bermasalah dan kekacauan ekonomi lainnya. Harga emas mengalami penurunan terbesar sejak tanggal 16 Mei, turun 1,53% menjadi $1.947,63 per ons Troy pada hari Jumat, tanggal 2 Juni, setelah dirilisnya dua data pekerjaan AS yang bertentangan. Data non-farm payrolls menunjukkan pertumbuhan pekerjaan yang positif di atas ekspektasi pasar, sementara tingkat pengangguran sedikit meningkat. Data yang saling bertentangan ini membuat pasar terpecah dalam menentukan apakah The Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada tanggal 13-14 Juni, dengan beberapa orang mengatakan bahwa data pekerjaan dapat mendukung kenaikan suku bunga. Kenaikan suku bunga berdampak negatif pada emas karena tidak menawarkan hasil seperti obligasi, sehingga membuat investor beralih dari investasi tersebut.
2. Elon Musk Dituding Manipulasi Dogecoin, Investor Menggugat! (Sumber: CNBC Indonesia)
Elon Musk didakwa oleh para pelabur kerana perdagangan dalam talian dan manipulasi pasaran yang berkaitan dengan kriptowang Dogecoin. Saman mahkamah tersebut mendakwa bahawa Musk menggunakan pos Twitter dan pengaruh yang dibayar untuk berdagang melalui Dogecoin, yang dikawalnya atau oleh Tesla. Mereka juga menuduhnya meningkatkan harga Dogecoin secara sengaja dengan lebih dari 36,000% selama dua tahun dan kemudian sengaja menurunkan nilai kriptowang. Musk dan Tesla sebelumnya meminta pembatalan aduan yang telah dipinda kedua, yang digambarkannya sebagai "fantasi yang hebat". Seorang Hakim Wilayah AS membenarkan aduan yang dipinda ketiga dan menolak Yayasan Dogecoin sebagai defendan.
3. Pemilik Emas Malah Tertawa Bahagia dapat Kabar Buruk Amerika (Sumber: CNBC Indonesia)
Harga emas meningkat setelah data menunjukkan perlambatan ekonomi Amerika Serikat. Indeks Manufaktur PMI turun menjadi 48,4 pada bulan Mei dari 50,2 pada bulan April, menunjukkan bahwa manufaktur tidak berada dalam fase ekspansi. Jumlah pegawai yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran juga meningkat sebesar 2000 menjadi 232.000 pada minggu yang berakhir pada 27 Mei. Federal Reserve diharapkan akan memudahkan kebijakan moneter segera karena data ekonomi yang menurun, mengakibatkan penurunan inflasi. Pasar menunggu data pengangguran AS untuk bulan Mei, yang akan dirilis pada Jumat. Beberapa orang mengharapkan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps pada bulan Juni dan kemudian mulai menahannya mulai bulan Juli.
4. Dolar melorot di Asia saat Fed berpeluang batalkan kenaikan suku bunga (Sumber: Antara News)
Dolar AS telah jatuh dalam perdagangan Asia, kemungkinan akan mengalami penurunan mingguan terbesar sejak pertengahan Januari karena investor memprediksi bahwa Federal Reserve akan membatalkan kenaikan suku bunga bulan ini, yang akan membuat dolar menjadi kurang menarik bagi pembeli non-AS. Indeks dolar, yang mengukur mata uang AS terhadap enam yang lain, telah turun hampir 0,8 persen minggu ini, penurunan mingguan terbesarnya sejak pertengahan Januari. Dolar Australia melonjak karena Bank Reserve Australia bersiap-siap menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Senat AS telah menyetujui undang-undang untuk menangguhkan batas utang pemerintah sebesar $31,4 triliun.
5. Aroma Kebangkrutan AS Kian Nyata, Harga Emas Kian Bersinar (Sumber: CNBC Indonesia)
Harga emas telah meningkat di tengah ketidakpastian tentang ekonomi AS dan batas utang pemerintah. Pada penutupan perdagangan tanggal 31 Mei, harga emas naik 0,16%, meningkat menjadi US$1.958,79 per ons troy. Penelitian menunjukkan bahwa tren ini kemungkinan akan terus berlanjut, dengan harga emas sebesar US$1.965,69 per ons troy pada awal perdagangan tanggal 1 Juni. Pasar menunggu hasil pemungutan suara Kongres AS untuk menaikkan batas utang pemerintah, yang diperkirakan akan sulit karena keseimbangan kursi yang ketat di Kongres. Emas dianggap sebagai aset aman di masa ketidakpastian, dan kekhawatiran tentang kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut juga bisa mempengaruhi harga emas.
Disclaimer: Konten berikut ditulis dan dikurasi secara otomatis menggunakan teknologi AI.


