
1. Gokil, Microsoft Beli Pemilik Game Call of Duty Rp 1.021 T (Sumber: CNBC Indonesia)
Uni Eropa telah menyetujui proposal Microsoft senilai $69 miliar untuk mengakuisisi perusahaan game video Activision Blizzard, yang terkenal dengan franchise populer seperti Call of Duty dan World of Warcraft. Persetujuan tersebut datang setelah otoritas Inggris memblokir kesepakatan bulan lalu dan keprihatinan timbul tentang monopoli potensial. Microsoft menawarkan solusi yang memungkinkan pengguna untuk mengalirkan game Activision yang mereka beli di platform streaming awan apa pun, menghilangkan keprihatinan persaingan. Konsumen yang telah membeli atau akan membeli game Activision juga akan dapat mengalirkan game mereka di platform gaming awan pilihan mereka.
2. Jreng, Kejagung Usut Dugaan Korupsi Komoditas Emas Antam (Sumber: CNBC Indonesia)
Kantor Jaksa Agung di Indonesia telah melakukan razia di Kantor Bea Cukai sebagai bagian dari investigasi terhadap dugaan korupsi yang melibatkan aktivitas bisnis komoditas emas dari tahun 2010 hingga 2022. Direktur Investigasi menyatakan bahwa Jaksa Agung masih dalam tahap awal investigasi dan dapat terkait dengan kasus dugaan korupsi terpisah di PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. Sebelumnya, Jaksa Agung telah melakukan investigasi terhadap dugaan korupsi dalam pengelolaan bisnis komoditas emas di Antam dari tahun 2015-2021.
3. Kejagung Geledah Bea Cukai, Terkait Korupsi Emas Antam? (Sumber: CNBC Indonesia)
Kantor Jaksa Agung Indonesia (Kejagung) telah melakukan penggeledahan di Kantor Bea Cukai terkait penyelidikan dugaan korupsi dalam pengelolaan aktivitas bisnis komoditas emas dari tahun 2010-2022. Hal ini mungkin juga terkait dengan dugaan korupsi di PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Kantor Jaksa Agung telah memperoleh dokumen terkait kasus ini dan masih dalam tahap penyelidikan umum. Penyelidikan sebelumnya dilakukan terhadap dugaan korupsi di Antam dari tahun 2015-2021.
4. "Ngopi Bareng" Biden - DPR AS Bikin Pemegang Emas Cemas (Sumber: CNBC Indonesia)
Harga emas tidak stabil karena adanya pertemuan antara Presiden AS Biden dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kevin McCarthy untuk membahas batas utang pemerintah AS. Hasil pertemuan dapat memiliki dampak yang berbeda pada pasar emas, dengan kegagalan pertemuan berpotensi menyebabkan ketidakpastian dan meningkatkan permintaan aset yang aman, sementara kegagalan mencapai kesepakatan dapat memperburuk ekonomi global dan mengurangi permintaan komoditas. AS berisiko gagal bayar jika batas plafon utang tidak dinaikkan, dan Partai Republik memegang sandera penyelesaian plafon utang AS. Pemain emas juga menunggu sinyal dari Federal Reserve, dengan beberapa peserta pasar bertaruh bahwa tidak akan ada pemotongan suku bunga dalam 12 bulan ke depan.
5. Rupiah menguat setelah indeks manufaktur New York terkontraksi (Sumber: Antara News)
Rupiah bisa menguat terhadap dolar AS karena data menunjukkan kontraksi dalam indeks manufaktur New York yang dalam, yang telah memunculkan kekhawatiran tentang resesi di AS. Rupiah naik 0,06% menjadi IDR14.795 per dolar AS pada Selasa pagi. Pasar juga menunggu data produksi industri dan penjualan eceran China untuk April 2023, yang dapat meningkatkan rupiah dan aset berisiko lainnya.
Disclaimer: Konten berikut ditulis dan dikurasi secara otomatis menggunakan teknologi AI.


